Perkebunan
Kebun Kakao
Kelompok pekebun merawat kakao, kopi, dan pinang di sekitar kampung. Hasil panen dijemur, disortir, lalu dijual bersama agar harga lebih baik.
19 kelompok
Lihat kelompok bidang PerkebunanDistrik Ransiki adalah ibu kota Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, yang terdiri dari 13 kampung
Sekilas
Distrik Ransiki adalah ibu kota Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, yang terdiri dari 13 kampung. Wilayahnya membentang dari pesisir Teluk Cenderawasih hingga kebun-kebun kakao di dataran yang lebih tinggi, dengan luas 178,61 km² dan penduduk sekitar 18.303 jiwa.
Distrik Ransiki merupakan pusat pemerintahan, ibu kota, sekaligus pusat kegiatan ekonomi utama bagi Kabupaten Manokwari Selatan di Provinsi Papua Barat. Distrik yang memiliki wilayah seluas kurang lebih 178 hingga 259 kilometer persegi ini secara geografis berbatasan langsung dengan Distrik Tanah Rubuh di sebelah utara, Distrik Momiwaren di selatan, wilayah pegunungan seperti Distrik Anggi dan Nenei di barat, serta menghadap langsung ke perairan Teluk Cenderawasih di sebelah timur. Dengan lanskap yang memadukan dataran pesisir pantai dan perbukitan hijau khas hutan hujan tropis, Ransiki dihuni oleh sekitar 18.303 jiwa penduduk yang tersebar di 13 wilayah kampung atau kelurahan di bawah kepemimpinan kepala distrik saat ini, Anwar Mandatjan.
Sebagai roda penggerak kabupaten, Distrik Ransiki tidak hanya menjadi pusat layanan publik dan perkantoran pemerintahan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang sangat menjanjikan. Wilayah ini terkenal secara internasional lewat komoditas perkebunan unggulannya berupa cokelat Ransiki (kakao), yang diminati pasar global karena karakteristik cita rasanya yang unik dan kaya akan rasa nutty serta creamy. Selain bertumpu pada sektor perkebunan dan perikanan laut, Ransiki juga menyimpan potensi pariwisata alam seperti Pantai Bobo, serta didukung oleh fasilitas transportasi udara melalui kehadiran Bandara Ransiki untuk mempermudah konektivitas wilayah.
Data SIM-KER per 27 Oktober 2026. Data UMKM bersumber dari OSS.
Lihat data ekonomiDistrik Ransiki memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi baru melalui komoditas kakao unggulan dunia dan pariwisata pesisir yang menjanjikan.
Perkebunan
Kelompok pekebun merawat kakao, kopi, dan pinang di sekitar kampung. Hasil panen dijemur, disortir, lalu dijual bersama agar harga lebih baik.
19 kelompok
Lihat kelompok bidang PerkebunanPerikanan
Nelayan dan petambak menyediakan ikan segar, kepiting, dan hasil laut lain. Sebagian diolah menjadi ikan asap untuk dijual ke pasar terdekat.
1 kelompok
Lihat kelompok bidang PerikananPengolahan Hasil
Usaha warga mengolah sagu, pisang, dan hasil kebun lain menjadi pangan siap jual dengan kemasan yang makin rapi.
Belum ada kelompok terdaftar
Urut dari kampung dengan kelompok terdaftar terbanyak. Pilih kampung untuk melihat kelompoknya di direktori.
13 kampung · 21 kelompok terdaftar · Paling aktif: Abreso (5 kelompok)